Senin, 15 Juni 2015
Pertanian
Pertanian adalah kegiatan pemanfaatan sumber daya hayati yang dilakukan manusia untuk menghasilkan bahan pangan, bahan baku industri, atau sumber energi, serta untuk mengelola lingkungan hidupnya.[1] Kegiatan pemanfaatan sumber daya hayati yang termasuk dalam pertanian biasa dipahami orang sebagai budidaya tanaman atau bercocok tanam (bahasa Inggris: crop cultivation) serta pembesaran hewan ternak (raising), meskipun cakupannya dapat pula berupa pemanfaatan mikroorganisme dan bioenzimdalam pengolahan produk lanjutan, seperti pembuatan keju dan tempe, atau sekedar ekstraksi semata, seperti penangkapan ikanatau eksploitasi hutan.
Bagian terbesar penduduk dunia bermata pencaharian dalam bidang-bidang di lingkup pertanian, namun pertanian hanya menyumbang 4% dari PDB dunia. Sejarah Indonesia sejak masa kolonial sampai sekarang tidak dapat dipisahkan dari sektor pertanian dan perkebunan, karena sektor - sektor ini memiliki arti yang sangat penting dalam menentukan pembentukan berbagai realitas ekonomi dan sosial masyarakat di berbagai wilayah Indonesia. Berdasarkan data BPS tahun 2002, bidang pertanian di Indonesia menyediakan lapangan kerja bagi sekitar 44,3% penduduk meskipun hanya menyumbang sekitar 17,3% dari total pendapatan domestik bruto.
Kelompok ilmu-ilmu pertanian mengkaji pertanian dengan dukungan ilmu-ilmu pendukungnya. Karena pertanian selalu terikat dengan ruang dan waktu, ilmu-ilmu pendukung, seperti ilmu tanah, meteorologi, teknik pertanian, biokimia, dan statistika juga dipelajari dalam pertanian. Usaha tani (farming) adalah bagian inti dari pertanian karena menyangkut sekumpulan kegiatan yang dilakukan dalam budidaya. "Petani" adalah sebutan bagi mereka yang menyelenggarakan usaha tani, sebagai contoh "petani tembakau" atau "petani ikan". Pelaku budidaya hewan ternak (livestock) secara khusus disebut sebagai peternak.
pupuk NPK
PUPUK NPK ROJOKOYO
Pupuk NPK Rojokoyo merupakan pupuk majemuk yang dibuat dari bahan-bahan bermutu dan berkualitas. Komposisi unsur hara pada pupuk NPK Rojokoyo dapat disesuaikan dengan jenis tanah dan jenis tanaman yang di budidayakan.
Pupuk NPK Rojokoyo dibuat melalui proses industri berteknologi sehingga dihasilkan butiran yang homogen.
PUPUK NPK BINTANG SAWIT
Pupuk NPK Bintang Sawit merupakan pupuk dengan kandungan NPK yang di formulasikan untuk tanaman perkebunan kelapa sawit, tetapi dapat juga di aplikasikan pada tanaman pertanian. Selain mengandung unsur hara makro primer seperti Nitrogen (N), Phospor (P), dan Kalium (K), pupuk bintang sawit juga mengandung unsur hara makro sekunder yang juga sangat di butuhkan tanaman seperti Ca, MG, dan S. Fungsi NPK Bintang Sawit : Mempercepat pertumbuhan tanaman dan menjadikan tanaman lebih sehat dan kuat. Praktis, hemat biaya, hemat waktu, dan dosis pupuk lebih terukur.Lebih efisien karena sekali pemberian pupuk sudah mencakup unsur hara makro, mikro, dan organik yang dibutuhkan tanaman.
PUPUK NPK NATURES
Seperti layaknya manuasia, tumbuhan juga memerlukan berbagai macam nutrisi yang lengkap dan seimbang dalam proses perkebanganya.
Pupuk NPK NATURES hampir keseluruhan larut dalam air, sehingga dapat seluruhnya diserap oleh tanaman serta kandungan unsur hara makro yang lengkap yaitu : Nitrogen, Fosfor, dan Kalium serta unsur mikro seperti MgO, Ca, S, dan lain-lain sehingga menjadikan tanaman sehat dan kuat.
PUPUK NPK ELANG SUPER 16
Pupuk NPK ELANG SUPER hampir seluruhnya larut dalam air sehingga dapat seluruhnya terserap oleh tanaman serta unsur hara makro yang lengkap yaitu nitrogen, posphat, dan kalium dan hara mikro seperti Mgo, Ca, S, Protein dan lain-lain menjadikan tanaman sehat dan kuat.
hampir tidak ada resiko salah dalam mencampur dan menggunakan dilapangan. Kandungan unsurnya merata dalam setiap butiran dan berimbang.
PUPUK NPK MUTIARA 16-16-16
Pupuk NPK dengan kandungan NPK 16-16-16
pupuk ini sudah sangat familiar di kalangan petani dengan berbagai keunggulanya.
PEMBENAH TANAH KTM 15-15-15
Sangat cocok untuk menjaga kesuburan dan pH tanah...
Pupuk Pembenah Tanah merk PHOSKA, merupakan pupuk dengan fungsi sebagai pembenah tanah, dengan kandungan CaO 15,66%, MgO 10,36%, Al2O3 + Fe2O3 0,22% dan SiO2 0,16%.
PUPUK NPK KEL APA SAWIT
(NPK maks : 12 20 12)
Ijin Deptan : G314/DEPTAN-PPI/VII/2007
Ijin Memperindag : 089/M/SK/ILMK/VIII/1998
SNI
Pupuk NPK Kelapa Sawit merupakan pupuk dengan kandungan NPK yang di formulasikan untuk tanaman perkebunan kelapa sawit, tetapi dapat juga di aplikasikan pada tanaman pertanian. Selain mengandung unsur hara makro primer seperti Nitrogen (N), Phospor (P), dan Kalium (K), pupuk kelapa sawit juga meng andung unsur hara makro sekunder yang juga sangat di butuhkan tanaman seperti Ca, MG, dan S. Fungsi NPK Kelapa Sawit : Mempercepat pertumbuhan tanaman dtan menjadikan tanaman lebih sehat dan kuat.Praktis, hemat biaya, hemat waktu, dan dosis pupuk lebih terukur.Lebih efisien karena sekali pemberian pupuk sudah mencakup u nsur hara makro,mikro, dan organik yang dibutuhkan tanaman.
Mengapa harus menggunakan pupuk berimbang NPK Kelapa Sawit,
Mempercepat pertumbuhan tanaman dan menjadikan tanaman lebih sehat dan kuat
Praktis, hemat biaya, he mat waktu dan dosis lebih terukur
Lebih efisien, karena sekali pemberian pupuk sudah sekaligus mencakup unsur hara makro, mikro dan organik yang dibutuhkan tanaman
PUPUK NPK BHOS KA
(NPK maks : 16 14 11)
Ijin Deptan : G708/PPI/II/2009
Pupuk NPK Bhoska merupakan pupuk yang bisa diaplikasikan untuk semua jenis tanaman pertanian maupun perkebunan dengan ha rga yang terjangkau. Dengan keunggulan paket teknologi pupuk Bhoska dapat menunjang produksi pangan, pendapatan dan kesejahteraan petani.
Tersedi a dalam kemasan 25kg dan 50kg.
Manfaat Pupuk NPK Bhoska:
Menjadikan daun tanaman lebih hijau segar dan banyak mengandung butir hijau daun yang sangat penting bagi proses fotosintes
Mempercepat pertumbuhan tanaman, mempercepat pencapaian tinggi tanaman maksimum dan jumlah anakan maksimum
Memacu pertumbuhan akar, perakaran lebih lebat sehingga tanaman menjadi sehat dan kuat
Menjadikan batang lebih tegak, kuat dan mengurangi resiko rebah
Meningkatkan daya tahan terhadap serangan hama penyakit tanaman
Memperbanyak jumlah butir gabah per malai
PUPUK NPK MENJANGAN
(Kandungan maks. 15-13-19)
Ijin Deptan G.642.PPI XI/2008
Pupuk NPK Menjangan merupakan pupuk yang mengandung unsure Nitrogen, Posphat, dan Kalium dan mampu menggantikan kehilangan unsure hara dari pupuk N (urea) dan unsure K dari pupuk KCL yang tercuci air karena mudah sekali larut dalam air. Pupuk Menjangan dapat diaplikasikan untuk semua jenis tanaman baik tanaman pertanian maupun perkebunan. Kegunaan Pupuk menjangan :
Mempercepat, memperbanyak, memperpanjang dan memperkuat perakaran tanaman sehingga meningkatkan penyerapan hara.
Mempercepat, memperbesar, dan memperkuat pertumbuhan tanaman dan mencegah kekerdilan tanaman
Mempercepat, memperbanyak, dan menyehatkan pertumbuhan tunas
Meningkatkan fotosintesa sehingga pembentukan zat tepung, gula dan protein akan meningkat
Memperbaiki dan meningkatkan kualitas dan produksi buah
Mengurangi kerontokan bunga dan buah. Dengan Pupuk Menjangan jumlah mutu hasil tanaman akan meningkat, sehingga pendapatan petani akan meningkat pula.
UREA (nonsubsidi), ZA, KCL/MOP (Rusia) dan KCL (Canada), MOP, TSP-46, POSPHAT EGYPT
Kami juga menyediakan Urea Non subsidi, ZA, KCL (Canada) KCL (Rusia), TSP-46, Posphat Egypt, juga melyani NPK dengan kadar berdasarkan pesanan untuk keperluan perkebunan atau pertanian dengan harga yang kompetitif.
Tentang Urea
Pupuk Urea adalah pupuk kimia mengandung Nitrogen (N) berkadar tinggi. Unsur Nitrogen merupakan zat hara yang sangat diperlukan tanaman. Pupuk urea berbentuk butir-butir kristal berwarna putih. Pupuk urea dengan rumus kimia NH2 CONH2 merupakan pupu yang mudah larut dalam air dan sifatnya sangat mudah menghisap air (higroskopis), karena itu sebaiknya disimpan di tempat yang kering dan tertutup rapat. Pupuk urea mengandung unsur hara N sebesar 46% dengan pengertian setiap 100kg mengandung 46 Kg Nitrogen, Moisture 0,5%, Kadar Biuret 1%, ukuran 1-3,35MM 90% Min serta berbentuk Prill.
Ciri-ciri pupuk Urea:
Mengandung Nitrogen (N) berkadar tinggi.
Berbentuk butir-butir Kristal berwarna putih.
Memiliki rumus kimia NH2 CONH2.
Mudah larut dalam air dan sifatnya sangat mudah menghisap air (higroskopis).
Mengandung unsur hara N sebesar 46%.
Standar SNI-02-2801-1998.
Unsur hara Nitrogen dikandung dalam pupuk urea sangat besar kegunaannya bagi tanaman untuk pertumbuhan dan perkembangan, diantaranya :
Membuat daun tanaman lebih hijau segar dan banyak mengandung butir hijau daun (chlorophyl) yang mempunyai peranan sangat penting dalam proses fotosintesa.
Mempercepat pertumbuhan tanaman (tinggi, jumlah anakan, cabang dan lain-lain)
Menambah kandungan protein tanaman
Dapat dipakai untuk semua jenis tanaman baik tanaman pangan, holtikultura, tanaman perkebunan, usaha peternakan dan usaha perikanan.
Dengan pemupukan yang tepat & benar (berimbang) secara teratur, tanaman akan tumbuh segar, sehat dan memberikan hasil yang berlipat ganda dan tidak merusak struktur tanah.
Dalam rangka pengamanan dan menghindari penyalahgunaan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab untuk Penyaluran Pupuk Bersubsidi, maka dilakukan perubahan pupuk urea berwarna PUTIH menjadi pupuk urea berwarna PINK (merah muda). Pupuk urea pink tidak mengubah komposisi dan kandungannya, pupuk urea pink tetap aman gunakan, ramah lingkungan dan tidak meracuni tanaman. Adapun bahan pewarna yang digunakan terbuat dari bahan kimia organik yang tidak berbahaya bagi tanaman karena larut dalam air.
Pupuk organik
Pupuk organik mencakup semua bahan yang dihasilkan dari makhluk hidup dan bisa digunakan untuk menyuburkan tanaman, sepertikotoran hewan, kotoran cacing, kompos, rumput laut, guano, dan bubuk tulang. Kotoran hewan merupakan limbah yang seringkali menjadi masalah lingkungan, sehingga penggunaan kotoran hewan sebagai pupuk dapat menguntungkan secara lingkungan dan pertanian. Tulang hewan sisa penyembelihan hewan bisa dijadikan bubuk tulang yang kaya kandungan fosfat.
Manfaat pupuk organik
Pupuk organik diketahui mampu meningkatkan keanekaragaman hayati pertanian dan produktivitas tanah secara jangka panjang. Pupuk organik juga dapat menjadi sarana sekuestrasi karbon ke tanah.
Nutrisi organik meningkatkan keanekaragaman hayati tanah dengan menyediakan bahan organik dan nutrisi mikro bagi organisme penghuni tanah seperti jamur mikoriza yang membantu tanaman menyerap nutrisi, dan dapat mengurangi input pupuk
Kerugian pupuk organik
Pupuk organik merupakan pupuk yang bersifat kompleks karena ketersediaan senyawa yang ada pada pupuk tidak berupa unsur ataupun molekul sederhana yang dapat diserap oleh tanah secara langsung. Kadar nutrisi yang tersedia sangat bervariasi dan tidak dalam bentuk yang tersedia secara angsung bagi tanaman sehingga membutuhkan waktu lama untuk diserap oleh tanaman.
Beberapa limbah yang dikomposkan, jika tidak diolah secara tepat, dapat menjadi sarana pertumbuhan patogen yang merugikan tanaman.
Senin, 08 Juni 2015
Kamis, 04 Juni 2015
Langganan:
Komentar (Atom)